Training Sekretaris Yang Tidak Teoritis

Training Sekretaris Yang Tidak Teoritis

Mendapatkan pekerjaan di belakang meja di sebuah perusahaan besar merupakan impian banyak orang. karena dengan bekerja di belakang meja menjadi salah satu cirri seorang professional. Mereka bekerja dengan kecerdasannya bukan dengan otot atau tenaganya. Salah satu profesi tersebut adalah profesi sebagai sekretaris sebuah perusahaan. Profesi sekretaris ini merupakan profesi administrative yang bersifat membantu kebutuhan seorang pimpinan perusahaan agar dapat melaksanakan tugasnya dengan efektif. Di Indonesia, sekretaris juga biasa mengurusi kebutuhan-kebutuhan pribadi seorang pimpinan perusahaan yang berhubungan dengan pekerjaan. Beda halnya dengan Honhkong, (misalnya) yang memiliki batasan kerja yang jelas. Masalah urusan pribadi seorang bos akan diurusi oleh seorang Personal Assistant (PA) yang dipekerjakan langsung oleh bos tersebut. Sedangkan seorang sekretaris hanya mengurusi pekerjaan yang berhubungan dengan perusahaan saja. Karena seorang sekretaris dipekerjakan oleh perusahaan. Supaya seseorang dapat menjalani profesi sekretaris dengan terampil, dibutuhkan training sekretaris yang bersifat praktis bukannya bersifat teoritis.

training sekretaris yang bersifat praktis tentu saja harus diajarkan oleh seorang praktisi pula. Yaitu seorang pengajar yang sudah memiliki banyak pengalaman menjadi seorang sekretaris senior di perusahaan besar. Dengan demikian, pengajar tersebut akan memberikan tips, trik , atau pengetahuan yang bersifat praktis yang tidak didapatkan dari teori ilmu sekretaris yang biasanya diajarkan di pendidikan formal. Oleh karena itu setelah mengikuti pelatihan sekretaris ini, seorang siswa dipersiapkan untuk langsung bekerja.

Training Sekretaris Yang Tidak Teoritis


Salah satu tempat untuk training sekretaris yang sesuai dengan criteria di atas adalah MISI (Merdi Intar Sinau). Tidak hanya profesi sekretaris yang dilatih di MISI ini. Tetapi juga profesi lain seperti Publik Relation, customer relation, dan human resources. Namun, pelatihan yang diprogramkan secara regular adalah untuk profesi public relation dan executive assinten (istilah lain dari profesi senior sekretaris). Waktu pelaksanaan program pun lumayan singkat yaitu hanya enam bulan saja.

Adapun materi yang diberikan di MISI adalah materi-materi praktis yang dibutuhkan untuk menjalankan pekerjaan sebagai sekretaris yang dikerjakan sehari-hari.
Previous
Next Post »
0 Komentar